Jurnal penyesuaian adalah catatan akuntansi yang dibuat pada akhir periode untuk memastikan pendapatan dan beban dilaporkan sesuai periode terjadinya, bukan sekadar saat kas diterima atau dibayarkan. Penyesuaian ini penting agar laporan keuangan mencerminkan kondisi yang sebenarnya sesuai prinsip akrual.
Ada beberapa jenis transaksi yang umumnya memerlukan jurnal penyesuaian, antara lain beban dibayar di muka yang harus dialokasikan sesuai masa manfaatnya, pendapatan diterima di muka yang belum sepenuhnya menjadi hak, penyusutan aset tetap, serta beban atau pendapatan yang sudah terjadi namun belum dicatat karena belum ada bukti transaksi fisik.
Jurnal penyesuaian idealnya dibuat setiap akhir periode pelaporan, baik itu bulanan, triwulanan, maupun tahunan, sebelum laporan keuangan disusun dan disajikan kepada pihak yang berkepentingan. Melewatkan langkah ini dapat menyebabkan laporan laba rugi dan neraca tidak mencerminkan kondisi keuangan yang akurat.
Proses pembuatannya dimulai dengan meninjau saldo akun-akun tertentu, menghitung bagian yang sudah menjadi hak atau kewajiban pada periode berjalan, lalu mencatatnya melalui jurnal umum. Ketelitian dalam tahap ini menjadi kunci agar laporan keuangan yang dihasilkan benar-benar dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan.
Bagikan artikel ini:
Kelola keuangan yayasan pendidikan Anda lebih mudah dengan SIKUAT. Coba demo gratis dan lihat bagaimana SIKUAT membantu laporan keuangan, ISAK 35, dan approval berjalan lebih efisien.
